Malahan, bantuan tersebut tidak cair lantaran waktu pengerjaan dirasa tidak cukup. Sebab, pengerjaannya direncanakan pada bulan Oktober 2019 lalu.
"Mengerjakan proyek fisik sebesar 4 miliar itu tidak cukup waktu. Artinya, mustahil selesai dalam kurun waktu tiga bulan," akuinya.
Menurutnya, pekerjaan yang sudah rampung pada tahun 2019 lalu itu hanya selesai dipengerjaan pagar saja.
"Itu berkontrak di bulan November. Dalam pelaksanaannya memang ada kendala sedikit hingga melampaui tahun anggaran," jelas Ardi.