Tak hanya itu, nenek Buwat mengharap bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sampang untuk membantu memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak huni.

"Seperti ini keadaan rumah yang saya tempati setiap hari, tak ada penerang lampu bahkan atap rumah pun bocor," keluhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Komis, Ach Slamet saat dikonfirmasi membenarkan jika keadaan nenek Buwat sangat memprihatikan apalagi rumah yang ditempati penuh dengan sampah.

"Benar mas, keadaannya sangat memprihatinkan, seorang janda tua yang hidup sebatang kara dan demi mempertahankan hidupnya penuh dengan perjuangan," ujarnya.

Menurutnya, nenek Buwat merupakan salah satu masyarakat yang terdata sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).