SUMENEP, MaduraPost - Masa ujian semester ganjil yang berlangsung di tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung dengan beragam variasi sistem pembelajaran.

Ada yang tetap menggunakan pembelajaran tatap muka (PTM), ada pula yang melangsungkan dengan cara pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal tersebut masuk kualifikasi penekanan penyebaran Covid-19.

Sebab, mengacu pada aturan daerah setempat, dimana dalam aturan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, terus berupaya semaksimal mungkin untuk menekan penyebaran virus Corona dan di masa pendemi.

Contohnya, Kecamatan berstatus zona oranye dan merah tidak diperbolehkan melakukan PTM di sekolah, melainkan menggunakan PJJ. Sedangkan zona kuning dan hijau sudah bisa menerapkan PTM di sekolah.

"Untuk siswa itu sudah tidak kita PTM-kan lagi karena menunggu proses penilaian. Sekolah-sekolah juga sudah tidak ada PTM, jadi guru itu hanya melakukan penilaian di pertengahan Desember dan penyerahan raport," ungkap Kepala Bidang (Kabid) SD, Abd. Kadir, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (14/12).