SAMPANG, MaduraPost - Sejumlah wartawan di Kabupaten Sampang kecewa, terhadap Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) (Ach. Hafi). Karena Wartawan" class="inline-tag-link">alergi wartawan dan tebang pilih menemui wartawan.
Hal itu terjadi sejumlah awak media di Kabupaten Sampang, yang hendak klarifikasi dan konfirmasi terkait pekerjaan proyek Dinas PUPR Sampang yang diduga amburadul dan asal asalan, akibat lemahnya pengawasan dari Dinas terkait.
Padahal keberadaan media yang sudah diatur dalam Undang-undang yang fungsinya menunjang kinerja dari Pemerintah dalam hal ini untuk menunjang program-program pemerintah, agar Tranfaran dalam penyampaian informasi baik.
Pasalnya, saat dijumpai untuk konfirmasi seputar issu sejumlah pekerjaan proyek kepada dinas terkait, tetapi tidak direspon. Alasan yang disampaikan penjaga saat pejabat ini enggan menjumpai wartawan, yang bersangkutan mau melakukan rapat. Meskipun, sudah jelas-jelas berada diruang kerjanya.
Padahal, masyarakat membutuhkan transparansi atau keterbukaan dari pejabat terkait informasi mengenai apa yang akan dan sedang dikerjakan oleh Dinas PUPR Sampang, yang dapat disampaikan melalui media massa.