"Bupati sebagai pimpinan tertinggi di tingkat dua, seharusnya tegas dan tidak diam soal pelaksanaan pesta demokrasi Pilkades di Kabupaten Pamekasan," kata Basid, Rabu (08/02/2023).

Menurutnya, Diamnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, terkait Pelaksanaan Pilkades 2023 justru telah membuat masyarakat bingung.

"Ada apa dengan Bupati Mas tamam, jangan-jangan Bupati ada main dengan pihak-pihak tertentu yang mempunyai kepentingan pribadi, kelompok, ataukah mungkin untuk kepentingan politik pribadi sang Bupati saja," tambahnya berapi-api.

Dalam aksinya, ada tiga tuntutan dalam pernyataan sikap Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak yang dibacakan oleh Basid FAAM, dan Junaidi GAM-JATIM, di depan Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.