"Tidak ada yang direkayasa. Saya rekam langsung di lokasi," tegasnya.
Lebih jauh, ia menyatakan siap membuka bukti pendukung, termasuk data waktu dan tanggal yang terekam di perangkat ponselnya, guna membuktikan keaslian video tersebut.
"Rekamannya masih ada di ponsel saya. Silakan dicek detail waktunya," ujarnya.
Kontradiksi antara keterangan Ketua KPU Sampang dan saksi lapangan ini semakin menguatkan dugaan bahwa ada informasi yang tidak disampaikan secara jujur kepada publik.
Hingga kini, belum ada penjelasan rinci dari pihak KPU Sampang mengenai siapa yang menggunakan kendaraan tersebut maupun bagaimana mobil dinas itu bisa berada di luar daerah pada waktu yang dipersoalkan.