Rouf kini tengah menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan Kepala Desa Mandangin. Ia berencana melayangkan sikap resmi atas pernyataan pejabat kesehatan tersebut.

“Kalau dibiarkan, ini bisa membentuk stigma baru. Orang jadi takut ke Mandangin,” kata dia.

Pulau Mandangin, yang berada di selatan kota Sampang, memang selama ini hidup dalam keterbatasan infrastruktur dan akses layanan kesehatan. Namun menyematkan sejarah medis yang kabur di atas penderitaan lama justru dianggap tak etis.

Sementara itu, data resmi dari Dinkes Sampang menyebutkan bahwa kasus kusta di kabupaten ini mengalami tren penurunan. Pada 2023 tercatat 233 kasus, turun menjadi 164 kasus di Oktober 2024, dan terakhir tinggal 85 kasus per Juli 2025.

Kunjungan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke Sampang merupakan bagian dari target eliminasi kusta nasional pada 2030. Ia meminta agar pemerintah daerah serius dalam mendata dan mendeteksi kasus secara dini, agar penyebaran penyakit tak makin meluas.

Namun, di balik agenda nasional itu, luka sejarah yang belum sembuh di Pulau Mandangin tampaknya justru kembali dikorek. Dan kini, warga Mandangin memilih melawan narasi itu.***