Ketika awak media mencoba menghubungi Kantor Anteraja Banyuates melalui nomor yang tertera di Google, seorang pria menerima panggilan telepon. Namun, ia mengklaim bukan bagian dari tim kurir atau admin Anteraja.

“Nomor telepon itu memang tercantum di Google saat kantor didaftarkan, dan tidak bisa diubah,” katanya.

Ia sempat berjanji akan mengirimkan kontak admin resmi Anteraja kepada awak media, tetapi hingga berita ini diterbitkan, tidak ada respons atau nomor yang dikirimkan.