"Ini sangat membahayakan yang mengkonsumsi, padahal air mineral merk "Kaje" ini sudah disebarluaskan," tambahnya.

Terpisah Kepala Desa Kembang Jeruk Kecamatan Banyuates Suhaini saat dikonfirmasi media ini pada Jumaat (03/03/202) tidak menampik adanya permasalahan pada air kemasan merek Kaje tersebut. Bahkan ia berdalih karena kesalahan operator.

"Kmaren opratornya kesalahan teknis kmaren," ujar Suhaini kepada MaduraPost, Jumaat (03/03/2023).

Akibatnya, kata Suhaini masih terdapat ribuan dosbook air mineral merek "Kaje" yang tidak diedarkan.