Atas perbuatan oknum tersebut, Eko masih menunggu itukat baik olnum BRI tersebut, namun jika tidak ada tanggung jawab, pihaknya akan menempuh jalur hukum.
“Pada pasal 8 ayat (1) Peraturan OJK Nomor : 6/POJK.07/2022 tentang perlindungan konsumen dan masyarakat di Sektor keuangan bahwa perusahaan asuransi wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen yang ditimbul akibat kesalahan, kelalaian, dan atau perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang undangan di sektor Jasa Keuangan," tegas Eko dengan nada emosi.
Lebih lanjut eko menjelaskan bahwa sejumlah nasabah yang menjadi korban sudah mendatangi Kantor Bank BRI Sampang pada tanggal 14 November 2022 lalu. Untuk menanyakan dan meminta kerugian dari investasi yang dijalankan.
Dalam pertemuan tersebut terjadi kesepakatan dan perjanjian dalam tempo satu bulan akan diselesaikan, Namun Faktanya hingga saat ini tidak ada penyelesaian.