Tidak hanya itu, Jauhari juga meragukan eksistensi Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) karena memberikan penghargaan kepada Baddrut Tamam terkait capaian program Vaksinasi serentak yang digelar di Pamekasan.
"di Pamekasan, Capaian vaksinasi terendah se Jawa Timur, Tapi kok bisa dapat apresiasi dan penghargaan dari Leprid, Sungguh aneh tapi nyata," Lanjut Jauhari.
Atas hal tersebut, Jauhari menduga bahwa Leprid hanya kamuflase untuk menutupi kegagalan Bupati Baddrut Tamam yang dipoles dengan penghargaan.
"Saya berharap Leprid lebih profesional dalam memberikan penghargaan kepada instansi atau lembaga negara, Jangan asal memberikan penghargaan tanpa melihat realita yang sebenarnya, Biar Leprid tidak dianggap Lembaga abal abal," Tutup Jauhari.