Terpisah, pihak operator Kapal Express Bahari, Nurullah mengungkapkan, bahwa dirinya harus terpaksa menaikkan harga tiket guna menyesuaikan dengan biaya operasional yakni kenaikan harga BBM.

"Sebelumnya sudah ada sosialisasi terkait kenaikan harga ini, H-2 kita sudah sosialisasi kepada calon penumpang," ungkapnya.

Parahnya, adanya kenaikan tarif tiket tersebut seolah membuat warga tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa pasrah, mengingat hanya dengan menggunakan jasa angkutan laut, warga kepulauan bisa kembali ke kampung halaman masing-masing.

Sekedar informasi, rute pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean kini harga tiketnya mengalami kenaikan 21 persen atau sekitar Rp 50 ribu

Dari harga awal Rp 208 ribu kini menjadi Rp 258 ribu untuk penumpang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak dibuka dari harga awal Rp 198 ribu kini menjadi Rp 248 ribu.