Wabup Khalifah menerangkan, Wujud lain yang dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak seperti pembangunan rumah pintar, pembentukan forum anak Sumenep, pembentukan pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan, pusat informasi dan konseling remaja atau mahasiswa tingkat kabupaten, tim koordinasi kabupaten layak anak serta pembentukan tugas gugus tugas kabupaten layak anak.

Pada penerimaan tim verifikasi evaluasi Kabupaten atau Kota Layak Anak Tahun 2022 di Kantor Bupati, Wabup Khalifah mengungkapkan, Pemkab Sumenep dengan berbagai programnya sejak tahun 2019 himgga 2021 berhasil mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

“Yang jelas, Pemerintah Daerah bukan semata-mata mengejar penghargaan, namun penghargaan itu merupakan wujud apresiasi terhadap Kabupaten Sumenep yang telah berupaya memberikan terpenuhinya hak anak,” kata Wabup Khalifah menerangkan, Jumat (13/5).

Menurutnya, peringkat Kabupaten Layak Anak dari tingkat pratama menjadi madya sangat penting didapatkan dengan melakukan perbaikan pada beberapa indikator utama.