"Anak korban ini sempat bertanya kepada neneknya, apakah perlu bantuan. Namun, neneknya malah menyuruh T melihat ke dapur karena ada suara seperti barang terjatuh," kata Kasubbag Humas Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, Sabtu (16/4).
Benar saja, T melihat ayahnya dengan kondisi gantung diri menggunakan sarung yang diikatkan pada kayu di bawah atap dapur rumahnya.
Sontak membuat T spontan berteriak meminta bantuan SA untuk menurunkan ayahnya. Sayang, nyawa M alias ayah T tak tertolong.
"T dibantu SA menurunkan M dengan cara menggendong dan memotong sarung menggunakan pisau yang digunakan gantung diri dengan," terangnya.
Selang beberapa jam, istri korban yaitu inisial MP (42), tiba di rumah. Sebelumnya, dia juga melaksanakan salat terawih. Jadi tidak tahu jika suaminya melakukan bunuh diri.