Namun, apakah benar Herman tewas seketika usai peluru menyasar kebagian kakinya terlebih dahulu ? Polisi mengatakan, kasus ini masih didalami Propam Polres Sumenep atas unsur penembakan tersebut.
"Jadi kalau tembakan itu menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Karena saat itu petugas dikejar memakai celurit," jelasnya.
Lagi-lagi polisi enggan menyebut jenis peluru yang menembus dada kiri Herman. Hal ini dinyatakan Widiarti bahwa telah masuk ranah penyidik.
Widiarti mengaku, jika Propam Polres Sumenep masih akan melakukan investigasi kejanggalan penembakan dan tewasnya Herman tersebut.