Seolah bagaikan tuan, kepala sekolah yang membutuhkan dirinya untuk urusan administrasi malah disuruh datang ke rumahnya.
Atas kabar miring itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, Muhammad Shadiq, mengaku masih mendalaminya.
Pihaknya mengatakan, akan segera melakukan koordinasi dengan Kepala Kemenag, dan seluruh kepala Madrasah Aliyah di Kecamatan Bluto.
“Sebelum benar-benar valid, saya belum bisa memberikan banyak keterangan. Saya akan segera koordinasi dengan beberapa pihak untuk menyelidiki kejadian ini, dan mencari tahu bagaimana kebenarannya,” kata dia saat dikonfirmasi sejumlah media, Jumat (11/3).