Agus Kusnadi menerangkan, program sentra vaksinasi Covid-19 tersebut diwujudkan melalui jalinan kerjasama dengan 20 rumah sakit atau klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah.
"Proram yang terakhir adalah penguatan ICU Covid-19 di rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah ini akan dilakukan pada 30 rumah, termasuk kemampuan manajerial untuk memberikan perawatan berkualitas bagi pasien Covid-19 berdasarkan pedoman nasional dan pengetahuan," paparnya.
Utamanya, kata dia, capacity building rumah sakit perlu ditingkatkan, demi memberikan perawatan intensif, dengan tetap mempertahankan kegiatan lain seperti vaksinasi, program reguler, promosi kesehatan, dan memastikan keselamatan para petugas kesehatan.
Terpisah, Ketua PDPM Sumenep, Moh. Yasin mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi massal tersebut sebagai wujud kepedulian Muhammadiyah dalam membantu percepatan herd immunity di seluruh Indonesia terutama di Kabupaten Sumenep.
Pihaknya mengungkapkan, Muhammadiyah merupakan unsur pembantu pimpinan persyarikatan yang diberikan tugas sebagai penyelenggara amal usaha, program, dan kegiatan pokok dalam bidang kesehatan sesuai dengan kebijakan Pimpinan Persyarikatan masing-masing tingkat.