"Pada dasarnya saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda, bahwa kita menjadi sesuatu apapun profesi ini atas tanda jasa guru. Tanpa seorang guru pastinya kita tidak akan menjadi apa-apa," ucap Bupati.
Menurutnya, seorang guru dengan laten dan sabar mendidik pada waktu ia masih bersekolah telah mengajarkannya arti kepemimpinan. Tak malu, Bupati Fauzi juga mengaku sempat mendapat cubitan manja saat ia masih menjadi murid Ibu Nanik, sapaan karib Nanik Mujiati.
"Di masa kecil, kita pasti pernah nakal. Nah, seorang guru disitu masih sabar mendidik kita siswanya. Saat saya duduk bersama tadi dengan Ibu Nanik banyak yang dibicarakan. Mulai dari laris saya hingga menjadi seorang Bupati, padahal dulu saya muridnya," celoteh Bupati Fauzi dengan wajah sumringah.
Menurutnya dia, guru ini adalah profesi yang berbahagia, sebab telah mengantarkan anak-anaknya menjadi apa saja. Mulai menjadi guru, Bupati, dan profesi lainnya.