Diskusi panjang antara mahasiswa dengan Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disperindag Sumenep berjalan alot. Merasa gagal mengurangi emosi mahasiswa, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disperindag Sumenep akhirnya memilih meninggalkan mahasiswa.
Sebab tidak puas dengan penyampaian Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disperindag Sumenep, para massa aksi kemudian keluar Kantor dan membuat sebuah lingkaran besar di tengah jalan raya dan membakar perlengkapan aksi.
Sontak aksi tersebut sempat chaos dengan aparat kepolisian pada saat mengawal jalannya aksi itu. Pihak kepolisian berupaya memadamkan api itu.
Hanya saja, massa aksi berusaha menghalangi usaha pemadaman yang dilakukan aparat kepolisian. Dari sinilah kericuhan kedua belah pihak terjadi, yakni antara polisi dan mahasiswa.