"Setelah uang yang ada dalam kartu dibelanjakan, Orangnya minta untuk di uangkan saja, karena belanja satu juta terlalu banyak, kemudian dari hasil belanjanya tersebut saya ganti dengan uang tunai sebesar Rp 930 Ribu," Imbuh Maskur.
"Kalau ternyata uang yang sampai kepada pemilik Kartu tidak sampai Rp 930, Silahkan tanyakan kepada yang membawa kartunya kesini, Jangan memfitnah kami," Tegasnya.
Lebih lanjut Maskur menjelaskan bahwa selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat Desa Tlagah yang mencairkan program BPNT di Agen E-warung Miliknya.
"Selama ini tidak ada yang komplain dari warga Tlagah terkait pelayanan kami, Tapi kenapa sekarang kok justru orang luar yang komplain," keluh Maskur.