SUMENEP, MaduraPost - Sempat cekcok dengan para massa aksi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak terima jika dirinya harus menandatangani persetujuan tuntutan Pemuda Peduli Sumenep (PPS).

Usai menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Kecamatan setempat, PPS langsung mendatangi Sekcam Achmad Rusdi. Namun sayang, massa aksi malah terima penolakan keras.

Cekcok terjadi saat massa aksi telah membubarkan diri, kemudian salah perwakilan massa dipanggil oleh Achmad Rusdi untuk melakukan mediasi. Namun, bukan solusi yang dihasilkan, melainkan saling tuding terjadi dari kedua pihak.

Subairi, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi menjelaskan, bahwa PPS meminta tanda tangan bersama pihak Kecamatan demi menuntaskan segala tuntutan yang diajukan.

"Kami hanya meminta tanda tangan untuk bersama-sama menuntaskan keresahan rakyat. Apalagi narasi ancaman Camat itu tidak hanya guyon. Buktinya masyarakat sudah kehilangan 2 ekor sapi," katanya, pada awak media, Kamis (19/8).