PAMEKASAN, MaduraPost - Aktivis HMI Pamekasan Joni Iskandar menyebutkan, musibah dan hiruk pikuk yang menimpa bumi Pertiwi atau Negara Indonesia semakin tinggi alias mengkhawatirkan.

Terbukti telah adanya ribuan korban jiwa yang meninggal akibat pandemi Covid-19 yang hingga kini masih terus meningkat.

Parahnya, akibat semakin santernya tumbal-tumbal baru dari virus tersebut, Pemerintah memberlakukan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 se Jawa - Bali.

Namun, pemberlakuan peraturan tersebut oleh sebagian masyarakat dianggap semakin menambah problem dan potensi carut-marutnya diberbagai sektor penting seperti ekonomi, hukum, moralitas bangsa dan lain-lainya.

Maka dalam hal itulah, Joni pun menyoal konstribusi mahasiswa yang dikenal sebagai agent of change dan agent of control.