"Jika dilaksanakan secara serentak pada tahun 2025, menurut sata akan mengurangi unsur perjudian. Karena tokoh-tokoh yang memiliki peranan di Kabupaten Sampang (tidak bisa saya sebutkan satu persatu), sibuk dengan Desanya sendiri," jelasnya.

Mantan Aktivis 98 tersebut juga mencontohkan Kabupaten Bangkalan yang beberapa bulan yang lalu sukses menggelar Pilkades serentak. Dalam gelaran Pilkades di Bangkalan menurut kajiannya sukses menurunkan angka perjudian karena dilakukan serentak.

"Meskipun ada beberapa desa yang tidak ikut Pilkades di Bangkalan, angka perjudian disana sangat minim," ungkapnya.

"Maka sekali lagi saya tegaskan jika 180 Desa di Sampang akan digelar Pilkades secara serentak tahun 2025. Maka kita harus mendukung keputusan Bupati Sampang tersebut. Karena sudah jelas akan mengurangi unsur perjudian," ungkapnya.