"Sekarang untuk omzet mulai turun tidak seperti biasanya, Selain karena alat parkir yang rusak, juga karena masyarakat takut di Swab," Jelas Misnaki.
Pihaknya berharap Pemkab Sampang, Khususnya dinas terkait untuk segera memperbaiki alat tersebut karena sangat berpengruh terhadap omzet yang menurun.
Baca Juga:Provokasi Digital di Kangean, Ketika Perdebatan Pembangunan Berubah Jadi Perang Akun Anonim
"Kalau sudah diperbaiki hanya mengatur tempat parkir kendaraan, tentunya kami tidak menambah pekerjaan lagi bagi petugas pasar," pungkasnya.