Pesawat amfibi milik Travira Air itu dinilai berprospek bagus dari sisi potensi pemanfaatan, akhirnya dijadwalkan untuk melakukan uji coba terbang. Saat dilakukan survei ke Pulau Giliyang untuk mencari lokasi yang layak sebagai bandara perairan (Water aerodrome) juga dinilai sangat cocok dan layak. Tepatnya di salah satu kawasan perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang.