“Masih lidik. Sementara belum ada perkembangan, saksi tiga orang. Diantaranya, ibu nenek dan saksi anggota,” terangnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya oleh sejumlah media, Jumat (23/4).
Untuk diketahui, korban dinyatakan hilang sejak hari Minggu (18/4/2021). Kemudian, ditemukan pada hari Kamis (21/4/2021) dalam kondisi tak bernyawa.
Baca Juga:Workshop Literasi dan Numerasi, Kerjasama Disdik Sumenep dan Tim Inovasi Jawa Timur Berjalan Sukses
Saat ditemukan, korban yang terakhir dinyatakan hilang memakai kalung emas, anting dan gelang. Namun, anehnya semua perhiasan korban raib. Dugaan polisi, berdasarkan kondisi penemuan mayat korban saat ditemukan, kuat dugaan korban dianiaya.
"Kami terus masih terus memburu pelakunya," tegas Junaidi.