Mendengar jawaban Rasulullah, sahabat itu pun kembali bertanya. "Jadi, apakah itu artinya hanya para wali dan ulama yang berhak masuk surga?"
Rasulullah kembali menjawab dengan tegas, "Tidak! Karena sesungguhnya telah ada seorang pelacur yang masuk ke surga."
Apa yang dikatakan Rasulullah saw di atas jelas sangat mengejutkan. Sebab, pelacur di mana pun ia berada selalu dipandang hina dan sebelah mata karena pekerjaan yang penuh dengan dosa.
Kisah pelacur yang masuk surga tersebut terdapat dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah ra.