"Soal garam harus dievaluasi oleh pemerintah, intinya kami menuntut kesejahteraan harga. Terus terang, harga yang kami terima dari beberapa perusahaan yang ada di Jawa Timur, dan sekitarnya tidak cukup untuk kesejahteraan hidup," pintanya.

Harga Garam Anjlok, Petani Minta Pemerintah Tidak Diam

Soal anjloknya harga garam dua tahun terakhir, Mastawan mengatakan, awal mula pegaraman rakyat dikerjakan dengan tradisional dengan ladang tanpa hamparan alas.

"Saat itu, girtnya naik. Dulu awalnya rakyat gak punya KW 1, sekarang sudah mempunyai garam yang premium yang setara dengan garam perusahaan," terang dia.

Dia menuturkan, harga garam yang ditetapkan perusahaan, jika dihitung mulai dari produksi hingga proses pengangkatan hanya mendapatkan upah 50 ribu per ton.