Meski demikian Khairul juga mendorong para aparat penegak hukum (APH) khususnya Sampang" class="inline-tag-link">Polres Sampang untuk mengusut tuntas dugaan realisasi proyek yang bersumber dari dana Pokmas tahun 2019 tersebut milik korban Asbi.

"Tak hanya pemerasannya yang harus di usut, namun kami meminta realisasi proyek tersebut juga diusut, Karena tidak mungkin ada asap tanpa ada api," imbuhnya.

Khairul menambahkan, pihaknya kedapan akan melayangkan surat resmi kepada Polres agar memonitoring realisasi proyek dana hibah tersebut kelokasi.

"Karena saya melihat fakta proyek yang menjadi akar persoalan sangat fatal dan penuh indikasi korupsi,"Jelasnya.