"Demi Allah Saya berumpah mas, BOP di Madrasah ini tidak utuh Rp 10 juta, Bahkan saya siap menjadi saksi," Tegasnya.
Sementara itu, Ketika ML (Inisial) Oknum Ustadz yang diduga melakukan pengkoordiniran pemotongan dana BOP di Pegantenan dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya hanya sebatas membantu administrasi lembaga yang ada di Pegantenan.
Baca Juga:Myze, dan Kita
"Kalau saya hanya sekedar membantu administrasi saja, seperti piagam dan ada kesalahan nama dan mediasi dengan lembaga apabila terjadi masalah," Kata ML, Jumat (15/01/2021).
Bahkan ML mengelak dengan apa yang disampaikan Kepala Madrasah. Dirinya berdalih hanya uang jasa.