"Kita hanya membantu anak UMKM dari usaha Mahasiswa Malang untuk mengais rezeki. Ya barangnya jenis Coffee Beer itu," cerita Dudo.

Di tempat yang sama, media ini juga mewawancarai salah satu warga setempat. Dari hasil keterangan warga setempat, ada segelintiran yang merasa bingung atas operasi gabungan itu.

"Habis magrib padahal itu sudah ditutup. Terkesan, saya sebagai warga melihatnya sangat dipaksakan. Padahal ini tempat bersih yang di tutup," ungkap TK, pria paruh bayah yang enggan disebutkan namanya ini.

Kendati begitu, Kabag OPS Polres Sumenep, AKP Achmad Robial tidak menyangkal, jika operasi gabungan itu dilakoninya setiap malam.