Tak langsung pulang, karena cuaca mendukung, tim Basarnas dan warga melanjutkan pencarian korban satunya, yaitu Hafif. Sekitar dua jam lebih mengelilingi Pulau tersebut, tim Basarnas menggunakan perahu karet berpisah dengan warga yang mengangkut korban Lipi, lalu bergerak ke arah timur dari arah perairan Giliraja.

Tepat pada pukul 09.00 WIB atau pagi menjelang siang, tim pencari mendapatkan informasi kembali dari tim Basarnas yang melakukan pencarian di tempat yang berbeda, jika korban Hafif telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Masih di Kecamatan Giligenting, korban kedua ditemukan di perairan Giliraja," ungkapnya.

Setelah menemukan kedua korban, tim pencari langsung bergegas pulang sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua korban pun juga dibawa ke rumah duka dan disambut isak tangis oleh pihak keluarga.

"Kedua keluarga menolak dilakukan autopsi kepada korban, menganggap kejadian itu merupakan musibah dari Tuhan," jelasnya. (Mp/al/kk)