Lebih lanjut, Ita mengatakan, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, para pelaku usaha bisa menciptakan produk-produk baru dimasa pandemi covid-19. Sehingga perekonomiannya tetap stabil dan tetap berjalan.

"Dengan adanya pelatihan ini, bisa bermanfaat, produknya bisa beredar ke tempat yang lebih luas bukan hanya sekedar bertetangga kalau memang sudah ada ijin, nantinya sudah bisa masuk di swalayan dan bisa diekspor ke luar Madura dengan ijin PIRT," ujarnya.

Ita pun menambahkan, agar dalam proses produksi, untuk tetap menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta memperhatikan aspek protokol kesehatan, sehingga pangan yang diproduksi memenuhi persyaratan mutu serta aman dikonsumsi.

"Kita berharap dapat meningkatkan keamanan dan mutu produk PIRT yang beredar sehingga dapat bersaing di pasar modern hingga diluar daerah Madura," harapnya.