Ia menekankan bahwa kontribusi perempuan tidak terbatas di ranah domestik, tetapi juga strategis dalam pelayanan publik, termasuk kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan dalam bentuk dedikasi dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur dr. Erliyati, Selasa (21/4).
Baca Juga:Kasus Penganiayaan di Desa Pamolokan Sumenep Lamban Hingga Polisi Belum Tangkap Terlapor, Ada Apa?
Lebih lanjut, ia memastikan seluruh tenaga perempuan di RSUDMA Sumenep siap menjalankan amanah pelayanan kesehatan secara maksimal.
Komitmen tersebut, kata dia, selaras dengan visi kepemimpinan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang mengusung tagline “Bismillah Melayani”.