Sebagai leading sector Gugus Tugas KLA, pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penguatan internal. Konsolidasi lintas OPD dilakukan dengan pembagian indikator berbasis klaster serta validasi data secara menyeluruh.
“Kami melakukan penguatan koordinasi antar-OPD, pembagian indikator berbasis klaster, serta validasi internal agar data yang disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Rahman menekankan, pencapaian KLA tidak dapat dibebankan kepada satu perangkat daerah saja. Ia menyebut keberhasilan sangat ditentukan oleh kolaborasi multipihak.
“KLA tidak bisa dikerjakan oleh satu dinas saja. Ini kerja kolektif. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga anak-anak itu sendiri harus terlibat sebagai subjek pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran Forum Anak dalam proses perencanaan hingga evaluasi kebijakan daerah. Menurutnya, partisipasi anak bukan sekadar simbolis.