“Dengan mekanisme tersebut, asupan gizi yang diberikan kepada setiap pasien dipastikan tepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Dalam aspek pengelolaan layanan, dr. Erliyati menyebutkan bahwa pelaksanaan pemberian gizi dikoordinasikan oleh kepala bidang terkait bersama unit operasional. Selama tidak ada gangguan pada sistem aplikasi, proses pelayanan berjalan normal.
“Jika ada komplain, misalnya dugaan penyalahgunaan atau permasalahan lainnya, maka akan dikonfirmasi kepada saya. Saya akan menjawab sesuai fakta, dan pihak terkait juga diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bila ditemukan persoalan, penanganan akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan diagnosis, sejalan dengan prinsip layanan rumah sakit yang selalu menyesuaikan tindakan dengan penyakit pasien.
Setiap hari, layanan gizi rawat inap di sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep melayani ratusan pasien sesuai kebutuhan masing-masing. Menu yang disediakan meliputi makanan kering dan basah yang diolah khusus bagi pasien.