Ia menegaskan, pengawasan menyeluruh dari Badan Gizi Nasional sangat diperlukan agar setiap rupiah anggaran kembali pada tujuan utama program.
“Tim pengawas harus turun memastikan setiap rupiah kembali ke tujuan awalnya. Program gizi tidak boleh bocor di meja rapat sebelum sampai ke piring masyarakat,” tegasnya.
Kalam juga mengingatkan pentingnya peran media dalam mengawal kebijakan publik.
“Pers bukan musuh program. Justru kritik yang jujur adalah vitamin bagi kebijakan publik,” tambahnya.