Terkait mahasiswa penerima KIP Kuliah maupun skema beasiswa lain, Asmoni berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia menekankan pentingnya menjadikan beasiswa sebagai pendorong lahirnya prestasi, bukan sekadar fasilitas penunjang.
“Saya berharap penerima beasiswa mampu menunjukkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Jangan hanya menikmati bantuan, tetapi wujudkan dengan capaian nyata sesuai nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tuturnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar dana bantuan pendidikan digunakan secara bijaksana. Menurutnya, tujuan utama KIP Kuliah adalah mendukung keberlangsungan studi, bukan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif yang berlebihan.
Di sisi lain, pihak mengaku tetap membuka ruang dialog bagi mahasiswa. Asmoni memastikan aspirasi akan terus ditampung melalui komunikasi yang sehat sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kampus yang humanis dan kondusif.