“Universitas posisinya memfasilitasi pengajuan. Soal lolos atau tidak, itu di luar kewenangan kami. Yang paling penting mahasiswa tetap fokus memperbaiki kualitas diri melalui perkuliahan,” kata Asmoni pada MaduraPost, Kamis (29/1) siang.

Ia turut mendorong mahasiswa agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai penghalang untuk terus berkuliah.

Menurutnya, banyak pilihan yang dapat dilakukan mahasiswa untuk menopang biaya pendidikan, mulai dari bekerja paruh waktu, menulis, membuka les privat, hingga menjalankan aktivitas produktif lainnya.

“Jalan menuju masa depan itu tidak tunggal. Beasiswa bukan satu-satunya cara. Insya Allah selalu ada jalan bagi mereka yang sungguh-sungguh ingin belajar,” ujarnya menambahkan.