Dalam proses pengerjaan, pihak sekolah bahkan membiarkan penggunaan air dan listrik sekolah demi kelancaran proyek. Namun, kondisi bangunan justru ditinggalkan terbengkalai.
“Saya sudah banyak membantu proyek ini, tapi sekarang malah ditinggal begitu saja,” keluhnya.
Rida juga mengungkapkan, bahwa setelah video kondisi ruang kelas viral di media sosial pada 13 Januari 2026, pihak yang mengerjakan proyek atas perintah CV Andi Karya memutus komunikasi.
“Setelah video viral, orang suruhan Abdurrahman sudah tidak bisa dihubungi,” katanya.