Ketua FKUB Kabupaten Sumenep, KHR Achmad Qusyairi Zaini, menyampaikan bahwa komunikasi intens antara FKUB dan Bakesbangpol menjadi kunci terciptanya suasana damai.

“Setiap persoalan disikapi dengan kepala dingin dan dialog terbuka. Inilah yang membuat kerukunan di Sumenep tetap terjaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa toleransi di Sumenep telah menjadi praktik nyata, bukan sekadar slogan.

“Perayaan hari besar keagamaan berlangsung aman dan damai. Ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan,” tegasnya.