Bahkan dia mencontohkan kondisi di Sumatera sebagai bukti nyata bahwa pemerintah bekerja untuk rakyat dan menghadapi cobaan tersebut dengan kekuatan sendiri.
Semakin kesini saya gak habis pikir dengan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Pemerintah hanya memikirkan kepentikan para pemangku kebijakan hal tersebut diperkuat dengan pernyataan presiden Prabowo Subianto saat sambutan pada kegiatan harlah golkar yang memuja bahlil menteri ESDM dia mengatakan kalau bahlil cerdas dan pintar.
Saya tidak mau menyalahkan kata cerda dan pintar tapi yang menjadi kebingungan dalam benak saya adalah penempatan kata cerdas dan pintar sepertinya kurang tepat.
Sebab ditengah polemik yang terjadi dikalangan masrakat tentang bahlil sebab dirinya dinilai masih banyak kinerja yang lalai dalam mengelola alam Indonesia lebih-lebih disektor SDA minerba.
Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan dalam pidaonya 20 Desember 2024 tentang kelapa sawit mereka juga membutuhkan kelapa sawit kita, ternyata kelapa sawit jadi bahan strategis ternyata.