Penguatan juga disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi. Ia mengungkapkan bahwa digitalisasi pemantauan harga kini sudah mulai diterapkan sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep.
“Kami telah mengembangkan Sistem Informasi Bahan Pokok serta fitur Cek Inflasi Lokal. Para camat kami dorong untuk melakukan pembaruan data harga di pasar setiap hari sehingga seluruh perkembangan dapat terpantau real-time,” ungkap Syahwan.
Sejumlah narasumber turut dihadirkan dalam forum diskusi tersebut, antara lain Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur Dr. Mhd. Aftabuddin, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Petrus Endria Effendhi, serta perwakilan Bulog dan BPS Sumenep.
Melalui FGD ini, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep menegaskan komitmennya menjaga ketenangan publik dengan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, stok memadai, dan seluruh institusi terkait bergerak bersama untuk mengendalikan inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.***