Fenomena tersebut hampir selalu memicu fluktuasi harga sejumlah barang kebutuhan penting, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur ayam, daging sapi, hingga komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.

“Kita ingin memastikan suplai aman, harga terkendali, dan distribusi tidak terganggu. Masyarakat harus merasa tenang tanpa kekhawatiran terhadap potensi lonjakan harga,” tegasnya.

Wabup Imam juga menugaskan setiap perangkat daerah untuk memetakan komoditas yang rawan mengalami peningkatan permintaan maupun harga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Ia menekankan pentingnya laporan berkala tentang perkembangan stok, kebutuhan, dan distribusi agar antisipasi bisa dilakukan lebih dini.