“Kalau benar ada solar subsidi yang dialihkan untuk aksi di laut, itu pelanggaran serius. Kami akan pertimbangkan mencabut rekomendasi subsidi bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakannya,” ujar Sahnan, Rabu (12/11).
Menurut Sahnan, pihaknya tidak menolak aspirasi masyarakat, namun menilai penggunaan fasilitas subsidi untuk kepentingan di luar produktivitas adalah bentuk penyimpangan yang harus segera diluruskan.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas nelayan sebagai pelaku ekonomi pesisir yang mengandalkan kerja keras di laut, bukan sebagai alat kepentingan pihak tertentu.
“Solar itu untuk mencari ikan, bukan bahan bakar untuk provokasi. Kalau disalahgunakan, yang rugi ya nelayan sendiri. Kami akan berkoordinasi dengan aparat agar distribusi subsidi ini benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.