Menurutnya, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an perlu terus diperkuat agar tumbuh generasi yang berakhlak dan berjiwa Qur’ani.

“MTQ bukan sekadar mengejar piala. Kami ingin para peserta menampilkan akhlak yang mulia dan sportivitas yang tinggi sebagai hasil dari pembinaan rohani selama ini,” tuturnya.

Wabup Imam menambahkan, aspek mental dan spiritual menjadi fondasi utama dalam pembinaan peserta.

Ia berharap seluruh kontingen dapat menjaga semangat kebersamaan dan memperlihatkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam.