SUMENEP, MaduraPost - Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak hanya dimaknai sebagai ajang persiapan menghadapi lomba tingkat provinsi.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat karakter dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Imam Hasyim mengatakan, bahwa pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya terampil membaca dan menghafal, tetapi juga mengamalkan ajaran kitab suci di lingkungannya masing-masing.
“Diklat ini bukan hanya tempat belajar teknis untuk menghadapi lomba MTQ. Kami ingin para peserta menjadi agen perubahan yang membawa semangat Al-Qur’an dalam kehidupan sosial mereka,” ujar Imam Hasyim saat membuka Diklat di Hotel Asmi, Kamis (4/9).
Ia menjelaskan, Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat karakter masyarakat melalui nilai-nilai religius.