Berdasarkan laporan terbaru dari Pusat Data Call Center 112 Sumenep, jumlah bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 316 unit.

Rinciannya, di Nonggunong terdapat 18 rumah terdampak. Sementara di Gayam, kerusakan jauh lebih masif, yakni 279 rumah, 10 masjid, 3 mushalla, 1 puskesmas, 1 toko, 2 sekolah, dan 1 polindes. Sedangkan di Kecamatan Talango, tercatat satu rumah rusak.

Laili menambahkan, tantangan distribusi terletak pada kondisi geografis Pulau Sepudi serta jumlah korban yang cukup besar, sehingga penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap.

“Kami memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang terabaikan. Komitmen sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep adalah hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.