Di sisi lain, Bupati Fauzi mengungkapkan, bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada distribusi logistik, tetapi juga mendata kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, hingga tempat ibadah. Termasuk pula kondisi korban luka-luka maupun yang terpaksa mengungsi.
“Kami tidak ingin ada masyarakat yang terabaikan. Seluruh tim ditugaskan bekerja maksimal agar hasil asesmen bisa menjadi pijakan untuk pemulihan jangka menengah dan panjang,” kata Bupati Fauzi.
Sebagai catatan, bantuan tahap awal mulai disalurkan sejak Rabu (1/10/2025) di Desa Gapurana, Kecamatan Talango.
Sementara distribusi di Gayam dan Nonggunong dilakukan mulai Kamis (2/10/2025) dan masih berlanjut hingga hari ini.***