Bupati Fauzi menambahkan, langkah-langkah strategis Pemkab akan ditentukan setelah evaluasi di lapangan, termasuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani dan memantau dinamika harga jual tembakau.
“Langkah kita akan disesuaikan dengan fakta di lapangan. Tapi yang pasti, kita tetap mengutamakan kesejahteraan petani, tentu sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.
Sebagai salah satu komoditas unggulan Sumenep, tembakau memiliki peran besar dalam menyerap tenaga kerja serta menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat desa.
Karena itu, Bupati Fauzi menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan keberlangsungan hidup para petani.
“Kita harus hadir untuk petani. Mereka adalah pilar ekonomi daerah. Maka apapun tantangannya, kami akan perjuangkan agar petani tembakau tetap bisa bertahan dan sejahtera,” pungkasnya.***